Breaking News
Dorong Keberlanjutan Alam PLN Icon Plus Bali dan Nusra Perkokoh Budaya Peduli Lingkungan Bangun Fondasi Kerja Ideal PLN Icon Plus Bali dan Nusra Wujudkan Markas Operasional Aman Nyaman dan BerkelanjutanSebagai bentuk komitmen mendasar dalam membangun fondasi operasional yang kokoh dan berstandar tinggi, PLN Icon Plus SBU Regional Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) secara berkesinambungan mewujudkan lingkungan kantor yang aman, nyaman, dan berwawasan lingkungan. Langkah strategis ini ditempuh untuk menggaransi seluruh aktivitas harian para pegawai berlangsung di dalam ekosistem kerja yang terlindungi, higienis, serta ramah lingkungan. Pewujudan ruang kerja ideal ini mencakup pemenuhan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pemeliharaan sarana kerja yang ergonomis, hingga penerapan prinsip-prinsip perkantoran hijau (green office) di gedung operasional. Melalui penataan tata ruang yang teratur, penyediaan proteksi keselamatan yang siap pakai, dan efisiensi pengelolaan energi, manajemen berupaya menghadirkan atmosfer kerja yang kondusif bagi seluruh insan perusahaan. Sebagai subholding PLN yang berfokus pada ranah jaringan konektivitas dan solusi digital, PLN Icon Plus meyakini bahwa aspek keamanan serta kenyamanan internal merupakan kunci utama dalam mengawal konsistensi performa bisnis. Dengan merancang area operasional yang ramah bagi personel dan kelestarian alam, perusahaan optimistis dapat mendongkrak motivasi, kreativitas, serta efisiensi kerja yang berdampak langsung pada mutu layanan publik di tingkat regional. Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, menegaskan bahwa penciptaan lingkungan kerja yang aman dan berkelanjutan merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi akselerasi pertumbuhan korporasi. “Menghadirkan area kerja yang aman, nyaman, serta berorientasi pada kelestarian alam adalah komitmen kolektif kita. Melalui integrasi prinsip K3 dan konsep keberlanjutan yang dijalankan di regional Bali dan Nusra, kita tak sekadar melindungi keselamatan pegawai, melainkan sedang membentuk kultur organisasi modern yang tangguh menjawab tantangan masa depan,” paparnya. Sementara itu, Senior Manager SBU Regional Bali dan Nusa Tenggara PLN Icon Plus, Anton Suprapto Adi, memaparkan bahwa keberhasilan program ini diwujudkan lewat kepedulian aktif dan sinergi dari seluruh jajaran di wilayah kerjanya. “Kesejahteraan dan keamanan ruang kerja merupakan tanggung jawab yang kita pelihara bersama. Lewat suasana kantor yang aman, sehat, dan ramah lingkungan, kami yakin seluruh tim dapat berkolaborasi secara prima dan fokus menyajikan solusi digital terbaik bagi masyarakat di Bali dan Nusa Tenggara,” terangnya. Melalui sinergi kepemimpinan dan komitmen pengelolaan tempat kerja yang berkelanjutan ini, PLN Icon Plus SBU Regional Bali dan Nusa Tenggara membuktikan kepeduliannya pada kualitas hidup pegawai serta perlindungan alam. Inisiatif internal ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang korporasi untuk membangun budaya kerja yang unggul, sehingga mampu menghadirkan ekosistem kerja yang kokoh dalam mendukung terciptanya berbagai terobosan solusi digital demi kemajuan bersama. Ciptakan Ruang Kerja Higienis PLN Icon Plus Bali dan Nusra Galakkan Area Bebas Asap Rokok Jaga Kelestarian Air Bersih, PLN Icon Plus Bali dan Nusra Dorong Efisiensi Konsumsi Air Kantor Ciptakan Lingkungan Kerja Higienis, PLN Icon Plus Bali dan Nusra Galakkan Kebersihan Fasilitas Umum
banner 728x250
Daerah  

Tim SAR Gabungan Evakuasi 12 Korban Banjir di Jalan Dewi Sri Akibat Cuaca Ekstrem di Badung

banner 120x600
banner 468x60

Tim SAR gabungan mengevakuasi sebanyak 12 korban banjir di kawasan Jalan Dewi Sri, Legian, Kabupaten Badung, yang menjadi salah satu titik terdampak paling parah akibat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir. Proses evakuasi dilakukan menyusul terjadinya genangan air dengan ketinggian signifikan yang melumpuhkan aktivitas masyarakat serta arus lalu lintas di jalur utama tersebut. Kondisi ini terjadi sebagai dampak dari hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang dan berlangsung selama tiga hari berturut-turut di sejumlah wilayah Bali, khususnya Denpasar dan Badung.

Koordinator Lapangan Basarnas Bali, Komang Sudiarsa, menyampaikan bahwa proses evakuasi berlangsung sejak siang hingga sore hari dengan melibatkan personel dari berbagai unsur SAR gabungan. Ia menjelaskan bahwa seluruh korban berhasil dievakuasi dari area terdampak di sekitar Jalan Dewi Sri yang mengalami kelumpuhan akibat tingginya genangan air. Upaya penyelamatan dilakukan dengan memprioritaskan keselamatan warga yang terjebak di dalam rumah maupun di lokasi dengan akses terbatas akibat banjir yang merendam kawasan permukiman dan jalan raya.

banner 325x300

Berdasarkan laporan di lapangan, bencana banjir yang melanda puluhan titik di Bali, terutama di wilayah Denpasar dan Badung, dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi secara terus-menerus selama tiga hari terakhir. Intensitas hujan yang meningkat menyebabkan kapasitas drainase tidak mampu menampung debit air secara optimal, sehingga air meluap hingga ke ruas jalan utama serta lingkungan permukiman warga. Situasi ini berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat serta meningkatkan risiko keselamatan bagi warga yang berada di area terdampak.

Puncak kejadian banjir di Jalan Dewi Sri terjadi ketika air meluap hingga mencapai ketinggian lebih dari satu meter atau setara dengan dada orang dewasa. Tingginya genangan tersebut mengakibatkan lalu lintas kendaraan di jalur utama lumpuh total, sehingga menghambat akses keluar-masuk kawasan Legian. Selain itu, kondisi ini juga menyulitkan warga untuk melakukan evakuasi mandiri, sehingga memerlukan intervensi dari tim SAR untuk memastikan proses penyelamatan dapat berlangsung dengan aman dan efektif.

Dengan berhasilnya evakuasi terhadap 12 korban banjir di kawasan tersebut, tim SAR gabungan terus melakukan pemantauan terhadap potensi dampak lanjutan yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, mengingat prakiraan cuaca yang masih menunjukkan potensi hujan dalam beberapa hari ke depan. Upaya koordinasi lintas instansi diharapkan dapat mempercepat penanganan bencana serta meminimalisasi risiko bagi warga yang tinggal di wilayah rawan genangan air.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *