Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan stok cadangan beras pemerintah (CBP) nasional saat ini mencapai 3,18 juta ton, menjadi yang tertinggi dalam 23 tahun terakhir. Pencapaian ini disertai lonjakan produksi beras sebesar 50-62 persen pada periode Januari-April 2024 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Kebijakan Presiden Dorong Produksi
Mentan menyatakan, peningkatan signifikan ini tidak terlepas dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang mengeluarkan Inpres dan Perpres untuk mempercepat peningkatan produksi pertanian. “Langkah konkret Presiden dalam memperbesar alokasi pupuk, menyederhanakan regulasi, dan mempercepat distribusi sarana produksi telah membuahkan hasil nyata,” ujar Amran dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (12/7/2024).
Dampak Positif bagi Ketahanan Pangan
Kebijakan tersebut terbukti mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian secara nasional. Selain stok beras yang mencapai rekor tertinggi, ketersediaan bahan pangan pokok lainnya juga menunjukkan tren positif. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan memastikan stabilitas pasokan pangan nasional.
Antisipasi Menghadapi Tantangan ke Depan
Meski mencatatkan hasil yang menggembirakan, Mentan mengingatkan perlunya tetap waspada terhadap berbagai tantangan, termasuk dinamika iklim global yang tidak menentu. “Kami akan terus mengoptimalkan kebijakan yang telah berjalan sembari menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga keberlanjutan produksi,” tambah Amran.
Dukungan untuk Sektor Pertanian
Pencapaian ini sekaligus menjadi bukti efektivitas kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan para petani. Pemerintah berjanji akan terus memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian melalui berbagai program inovatif dan peningkatan anggaran, guna memastikan ketahanan pangan jangka panjang.



















